About Us

Selamat datang! Situs ini dikhususkan bagi Anda yang ingin mendapatkan pengetahuan tentang perbenihan dan perkebunan kelapa sawit di wilayah Sulawesi Barat. Kami juga siap membantu rekan-rekan pekebun yang ingin mendapatkan benih atau bibit unggul,atau ingin berwaralaba benih sawit.

Call Center

Banner
Banner

Harga CPO Dunia

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday45
mod_vvisit_counterYesterday16
mod_vvisit_counterThis week61
mod_vvisit_counterLast week297
mod_vvisit_counterThis month1661
mod_vvisit_counterLast month2148
mod_vvisit_counterAll days265353

We have: 3 guests online
Your IP: 54.87.180.181
 , 
Today: Dec 22, 2014
Rendemen Tinggi Sawit adalah Fungsi Koordinasi Print E-mail

Bagaimana mendapatkan redemen minyak 26 persen? Apakah semata-mata di tentukan oleh kondisi tanaman yang terawat? Pabrik kelapa sawit yang efisien? Atau faktor lainnya.

Arie Malangyoedo, begawan perkebunan, menyebutkan jika redemen minyak tinggi adalah hasil dari fungsi koordinasi. “Semua faktor harus berjalan singkron”, kata pakar sawit tersebut.

Bagaimana mungkin dihasilkan rendemen tinggi jika kebun tidak terawat, transportasi terhambat, sortasi tidak berjalan dan pabrik tidak efisien. Di banyak perusahaan, menurut Arie, masalah ini kadang diselesaikan dengan cara saling menyalahkan antar lini. “Orang kebun menyalahkan bagian pabrik karena adanya inefisiensi, atau orang pabrik menyalahkan orang kebun karena buah yang dimasukkan tidak baik mutunya.

Berdasarkan pengalamannya, rendemen 26 persen ia dapat raih dengan melakukan kontrol pada setiap proses. Mulai dari on farm, tentu saja dengan melakukan budidaya sesuai ketentuan teknis. Hanya seringkali kendala muncul pada sisi manusia. Karena memastikan orang yang bertugas merawat melakukannya tanggung jawabnya dengan baik bukan perkara mudah”, ungkap Arie. Perlu trik-trik khusus, tambah Arie, namun tidak ia beberkan lebih lanjut.

Read more...
 
Rauf: Penangkar Sawit di Sulawesi Tengah Print E-mail

Tingginya minat masyarakat di Sulawesi Tengah mengembangkan kebun kelapa sawit membuat bisnis penyediaan penyediaan bibit sawit laris manis. Setidaknya inilah yang dialami Rauf yang kewalahan memenuhi kebutuhan pekebun swadaya.

Rauf, merupakan salah satu penangkar kelapa sawit asal Sulawesi Tengah, tepatnya di Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali. Ia memulai bisnis ini secara kebetulan.

Read more...
 
Marthen Rantetondok Perintis Plasma Mandiri Sawit di Sulsel Print E-mail

Terinspirasi oleh sukses dari para petani kelapa sawit di Sumatera, Pak Marthen Rantetondok merintis plasma mandiri. Ia mengawalinya dengan membuka kebun sendiri seluas 5 ha pada tahun 1995. Pada awalnya apa yang dilakukan Bapak Marthen dianggap aneh, karena sawit belum menjadi komoditas utama di Sulawesi Selatan.

Read more...
 
Jangan Hanya Menggunakan Satu Varietas Print E-mail

Kebanyakan pekebun sawit tidak pernah perduli jenis varietas apa yang ia tanam. Namun ada baiknya Anda mengetahui jenis tanaman sawit yang Anda tanam. Idealnya, dalam satu kebun Anda menanam sekurangnya 2 jenis varietas. Mengapa?

Menurut Dr. Razak Purba, penelitian dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, pekebun sebaiknya menanam setidaknya 2 jenis varietas. Dengan demikian petani bisa memiliki 2 karakter tanaman yang berbeda dalam satu kebun.

Read more...
 
Penangkar Bibit Kehutanan Terbesar di Sulawesi Print E-mail

Di atas lahan 3 ha, ribuan bibit tanaman kehutanan dan perkebunan dalam polibeg ditata dengan rapi. Sejauh mata memandang terlihat helaian daun berwarna. Di sisi yang lain beberapa bibit siap salur tengah tengah diangkat oleh beberapa pekerja dimasukkan ke dalam truk.

Demikian aktivitas yang terlihat di kebun pembibitan milik Zulkifli yang terletak di Jalan Agatis, Kelurahan Bayaoge, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah .

Read more...
 
Display Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan Pertama di Sulawesi Print E-mail

http://www.knappp.ristek.go.id/dms/2007/Pusat%20penelitian%20kelapa%20sawit%20-%20medan/images/kantor.jpgTernyata benih kelapa sawit Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) tidak hanya bisa dipesan di Medan, Sumatera Utara. Saat ini melalui kerjasama display benih, kecambah unggul dari sumber benih sawit tersebut sudah bisa didapatkan di Mamuju, Sulawesi Barat.

Peresmian kerjasama tersebut berlangsung bulan Nopember 2013 yang lalu, di lokasi pembibitan di Korasi, Kabupaten Mumuju, Sulawesi Barat.  Direktur PPKS, Witjaksono Darmosaskoro, dan peneliti senior, Razak Purba hadir pada kesempatan tersebut.

Read more...
 
Jangan Pernah Beli Benih Asalan Print E-mail

Seorang pekebun kelapa sawit di Sumatera Utara, hanya bisa mengeluh. “ Sudah 6 tahun kebun saya tidak juga berbuah”, katanya. Ketika ditanya dimana ia membeli benih. Ia mengaku mendapatkannya dari seorang penjual kecambah yang menyediakan benih unggul dengan harga murah.

Read more...
 
« StartPrev12345NextEnd »

Page 1 of 5